HOME » RAGAM
RAGAM
Minggu, 04 Desember 2016 , 12:30:00 WIB

Musik, Dansa, Street Foods, dan Raffles: Masyarakat Indonesia kembali berkumpul bersama di Somersworth NH







RMOLJabar. Cuaca winter yang tidak begitu dingin, membuat semangat warga keturunan Indonesia dari berbagai daerah di pantai timur Amerika Serikat berkumpul bersama di acara bazaar makanan Indonesia di pusat kota Somersworth yang berlokasi di negara bagian New Hampshire.

Acara yang digelar oleh Indonesian Community New England,  Inc. (ICONE), suatu organisasi nirlaba berbasiskan sukarelawan ini, menaungi beragam kegiatan kemasyarakatan Indonesia-Amerika dan promosi seni budaya Indonesia di kawasan New England, Amerika Serikat.

"Terselenggaranya acara bazaar ini adalah berkat kolaborasi ICONE dengan kantor Konsulat Jeneral Republik Indonesia (KJRI) New York, mahasiswa dan para warga Indonesia yang berada di New Hampshire dan Massachusetts. Ini yang ketigakalinya," tutur Co-Founder dan President ICONE, Olla Chas, Minggu(4/12).

Acara bazaar ini didukung oleh musisi-musisi muda handal dibawah naungan band 'Anak Krakatau' yang terdiri dari professional muda dan mahasiswa pasca sarjana dari Indonesia yang saat ini sedang melanjutkan pendidikan mereka di Berklee College of Music dan Tuft University.

Pengusaha jasa entertainment Nusantara Kreasindo, Dian Tanjung, juga ikut serta memperagakan tarian Caping dari Jawa yang dilanjutkan kemudian oleh tari-tarian Indonesia lainnya oleh grup kesenian yang didalangi oleh Roy Godlieb. Sementara itu, pihak KJRI New York juga memberikan pelayanan konsuler bagi yang memerlukan perpanjangan passport, lapor diri, visa, dan lainnya.  

"Kolaborasi ini diharapkan dapat makin memupuk persatuan dan kesatuan warga masyarakat Indonesia disini walaupun sedang berada jauh dari Tanah Air tercinta", tambah Olla.

Kurang lebih 12 vendor menggelar makanan dan minuman khas Indonesia di acara yang dipadati lebih kurang 400 pengunjung, baik warga keturunan Indonesia maupun warga asli pribumi Amerika. Berbagai street foods khas Indonesia di gelar secara tertata di meja dari ujung ke ujung.  

Terlihat ada sate, pepes ikan kakap merah, risoles, keripik, cumi asin, ayan goring, gado �"gado, empek-empek, pisang kukus, nasi kuning, bakso, rujak, nasi padang, otak-otak, acar kuning, rendang, risoles, semur jengkol, bakmi ayam, kacang goreng bawang, nasi campur, dan segala jenis minuman seperti es teh , teh botol, teh tubruk,  sirup marjan, kopi, dan lainnya. Tersedia juga kerajinan Indonesia berbentuk gelang-gelang, kalung, bros, anting-anting, dan pernik pernik.

Para pengunjung dan penyelenggara makan bersama dimeja meja yang tersedia, ada juga yang dibungkus untuk dibawa pulang, berdansa-dansa; poco -poco, bernyanyi bersama, menonton tari-tarian, juga mendengarkan lagu serta nyanyian yang dikumandangkan berseling-selingan. Acara yang diselenggarakan dari jam 11 pagi hingga jam 3 siang hari Sabtu, 3 Desember 2016 ini diakhiri dengan pengundian tiket raffle yang berhadiah LED HDTV, laptop, dan peralatan elektronik lainnya. [Ra. S. Atmadja]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :