HOME ยป EKBIS
EKBIS
Minggu, 05 Februari 2017 , 03:18:00 WIB

Babinsa Lakukan Pendampingan Lebih Intensif Agar Target Luas Tambah Tanam Tercapai

Laporan: Mochammad Gun




RMOLJabar. Pendampingan terhadap petani oleh TNI melalui Babinsa memang mampu meningkatkan produksi pertanian secara global nasional, dengan adanya surplus  persediaan pangan nasional utamanya beras, namun demikian hal tersebut terus dipacu secara optimal disamping dalam mengamankan swa sembada pangan itu sendiri diharapkan kedepa Indonesia mampu mengeksport beras.

Menyikapi tugas pendampingan pertanian tersebut Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto tergerak untuk turun langsung kesawah ikut memberikan motivasi kepada petani bersama Babinsa dan PPL, seperti yang telah dilakukan  pada Sabtu (4/2) dilahan milik Poktani Rukun Tani Dsn Krajan Ds Klompangan Kec Ajung, yang sedang melaksanakan tanam menggunakan mesin (tlanplanter).

Pada kesempatan tersebut Letkol Inf Rudianto menegaskan upaya pencapaian target luas tambah tanam yang telah ditargetkan untuk Jember Oktober-Maret 2017 ini adalah 102,801 hektar, pencapaian hingga akhir Januari 2017 adalah 76,11 %, dengan demikian sisa waktu yang ada ini harus mampu kita optimalkan untuk pencapaian 100 % bila perlu lebih.

Dalam rangka memacu pencapaian target tersebut tentunya harus semakin intensif dalam melakukan pendampingan guna mendorong petani agar mau mengolah lahan, tanam dan panen menggunakan mesin, kemudian mencari bibit padi yang berusia pendek dan tahan terhadap hama penyakit, meniadakan lahan nganggur apalagi lahan tersebut merupakan lahan basah dan subur harus kita upayakan ditanami.

"Untuk itu saya memerintahkan kepada Danramil Jajaran untuk mengadakan pengawasan dan memberikan motivasi kepada Babinsa agar lebih intensif lagi melaksanakan pendampingan diwilayahnya masing-masing, bila perlu lebih aktif ikut turun kesawah bersama Babinsa dan PPL, koordinasikan dengan PPL maupun UPT Pertanian serta aparat terkait apabila ada lahan produktir yang tidak ditanami sehingga dapat ditanami kembali," ujarnya.

Selanjutnya Letkol Inf Rudianto turun lahan untuk mencoba mesin penanaman (tlansplanter) dan mencoba mengendalikannya, disaksikan oleh anggota kelompok tani, Pasiter Kodim 0824 Kapten Chb Hadi Windoko, Danposramil 0824/29 Ajung Peltu Alamsya Apit YS, Babinsa dan PPL Ds Klompangan.
Ketua Kelompok Tani "Rukun Tani" Khoirul dalam wawancaranya menegaskan bahwa untuk lahan sawah memang tidak berubah luasnya, namun dengan upaya percepatan tanam dan produksi seperti ini tentunya sebagai upaya dalam pencapaian tambah tanam.

"Kita petani sangat diuntungkan sekali dengan pemakaian alat mesin pertanian seperti ini, karena disamping menyingkat waktu juga menghemat biaya operasional petani, saya bersyukur kelompok tani kami semuanya sudah mengolah lahannya hingga pemanenan menggunakan mesin, namun kami belum menemukan bibit yang berumur pendek tersebut, dan kalau memang ada tentunya kami akan sangat senang sekali sehingga kita bisa cepat panen," ungkap Khoirul.

Saat ditanyakan lahan yang tanam saat ini ada 1 hektar dan dalam beberapa hari ini. "Memang semua lahan dikelompok tani ini seperti yang kita lihat memasuki musim tanam yang hapir serentak, harapan kami semoga tidak ada hama yang mengganggu dan saya berterima kasih sampai Pak Dandim mencoba turun kesawah berjibaku dalam lumpur, sekali lagi terima kasih dengan pendampingan TNI melalui Babinsa ini kami sangat-sangat terbantu sekali," pungkasnya.[gun]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :