HOME ยป SOSIAL
SOSIAL
Rabu, 24 Januari 2018 , 17:44:00 WIB

Pengolahan Sampah Tidak Cukup Dilakukan Oleh Pemerintah

Laporan: Ahyaruddin Asep




RMOLJabar. Pengelolaan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah dengan kumpul, angkut, dan buang ke TPA saja. Tetapi harus dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan, serta dapat mengubah perilaku masyarakat.

Demikian yang disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0617/Majalengka, Letkol Arm Novi Herdian, SH, MM di acara "Sosialisasi cara penanganan sampah dan pendayagunaan halaman rumah sebagai pendukung ekonomi keluarga" di Aula Makodim 0617/Majalengka Jl. Raya KH. Abdul Halim No.499, Majalengka Wetan, kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka, Rabu (24/1).

"Masalah sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh Pemerintah. Sudah saatnya sebagai penghasil sampah kita ikut membantu, bahkan ikut bertanggung jawab minimal mengurus sampahnya sendiri," ungkap Dandim

Dandim menambakan, kesadaran manusia terhadap lingkungan hidupnya akan terbangun dengan baik apabila pendidikan tentang lingkungan hidup itu sendiri telah diberikan dan sampai kepada mereka, baik melalui jalur pendidikan formal maupun non formal.

"Sikap dan tindakan yang ramah dan berpihak pada lingkungan hidup merupakan perwujudan dari kesadaran yang telah terbentuk melalui pemahaman dan penghayatan yang baik terhadap fungsi lingkungan hidup itu sendiri bagi mereka," pungkasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Dandim, upaya konservasi atau perlindungan terhadap lingkungan hidup akan memberikan hasil yang sangat nyata apabila hal tersebut dilakukan melalui pendidikan.

Selanjutnya, Dandim mengatakan untuk pendayagunaan halaman rumah, saat ini telah dikembangkan teknologi penanaman seperti vertikultur yaitu penanaman secara vertical (berundak atau bertingkat) baik menggunakan wadah talang, bambu, atau wadah-wadah lainnya yang disusun secara vertical. Kemudian, tambahnya, ada juga cara penanaman dengan vertical garden menggunakan karpet pada dinding-dinding tembok.

"Teknologi penanaman dengan cara hidroponik yang bisa dilakukan pada pekarangan tanpa tanah, selain hasil tanamannya lebih bagus karena nutrisinya terjaga, penanaman dengan hidroponik memiliki nilai estetika tersendiri juga," terang Dandim.

Dijelaskan, acara dirangkai juga dengan ceramah yang di disampaikan oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Majalengka (Mahmud).

Turut hadir ketua Persit Cab. XXVIII Kodim 0617/Majalengka beserta Pengurus Persit, Kasdim 0617/Majalengka (Mayor Arh Bandi Sobandi), Sekretaris Dinas (Sekdis) LH, Sekdis Pangan, Kadis PSDA, Kabag Linmas Satpol PP, para Danramil dan Para Staf Jajaran Kodim 0617/Majalengka, perwakilan para Babinsa tiap koramil, para Kasitrantib kecamatan se kabupaten Majalengka, perwakilan Babinkabtibmas tiap Polsek, perwakilan masyarakat penggerak lingkungan se kabupatem Majalengka. Total peserta sosialisasi berjumlah 235 orang.[gun]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :