HOME » SUDUT PANDANG
SUDUT PANDANG
Jum'at, 09 Februari 2018 , 01:06:00 WIB

SDM Indonesia Luar Biasa, Tapi Banyak Yang Tidak Tertangkap Radar






RMOLJabar. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Susi Pudjiastuti mengaku bangga dengan para peserta sekolah pemimpin muda, Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) yang merupakan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia.

SDM Indonesia luar biasa. Saya sekarang melihat sendiri anak-anak muda yang luar biasa ini yang tidak tertangkap radar hadir di sini. Sudah saatnya kita membuat konsolidasi kesejahteraan bagi masyarakat. Itulah platform yang diberikan oleh para pemimpin kita (Founding Fathers),” kata Susi saat menjadi pembicara kunci dengan tema Kepemimpinan, Integritas dan Keberanian Pengalaman Memimpin KKP” di Gedung IV Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (8/2).

KBFP sendiri fokus terhadap keterlibatan pemuda dalam menjaga kohesi bangsa, dimana membangun kehidupan publik yang bersih dan antikorupsi. Selain itu, juga menjaga independensi serta kapasitas dan integritas. Selanjutnya, memelihara keberagaman, melawan radikalisme, dan membangun bangsa melalui inisiatif-inisiatif mandiri yang progresif.

Salah satu peserta KBFP angkatan VII, Bakhtiar Ahmad Sibarani (33) yang menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengungkapkan banyak manfaat serta ilmu yang ia peroleh dalam kegiatan ini. Bakhtiar pun menjadi lebih paham terhadap kebijakan dari Menteri Susi dan Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

Ini luar biasa. Saya sangat exited dan mendapatkan ilmu di sini. Dan, akan saya implementasikan di daerah saya sebagai bupati. Yang pertama ide-ide bagaimana budaya cara menghasilkan ikan serta penangkapan ikan sesuai dengan lingkungan. Dan, kita tahu bagaimana program dari Menteri Susi dan kita juga bisa mencari apa yang bisa kita ambil untuk daerah kita,” tuturnya.

Acara ini diikuti oleh 50 pemuda pilihan dari berbagai penjuru kota se-Indonesia. Melalui KBFP VII yang digelar ini, generasi muda milenial yang berusia 25-35 tahun dibekali kemampuan untuk membangun konektivitas positif antara sesama anak bangsa bersama para tokoh dan institusi kunci yang bisa membantu pembentukan karakter, pengetahuan, dan jejaring yang mereka butuhkan sebagai akses berkembang.

Puluhan peserta KBFP VII, menurut mantan Ketua DPRD Tapanuli Tengah ini, merupakan orang hebat di bidangnya maupun profesinya masing-masing. Dan, Bakhtiar bisa mendapatkan solusi dari permasalahan yang pernah ia hadapi.

Banyak yang hadir di sini adalah pemikir di bidangnya. Dan, kita bisa berdiskusi apa saja kekurangan kita untuk diberikan jalan keluar dari teman-teman mungkin mereka lebih tahu dari kita dan kita ambil sekaligus kita implementasikan di wilayah kita,” ujarnya menjelaskan.

Ini kan banyak orang yang mendaftar serta di seleksi yang ikut di sini. Saya juga berharap segenap garda bangsa ini, jangan hanya jadi penonton tapi pelaku untuk bangsa ini untuk memakmurkan Indonesia. Serta bagaimana kita mendukung pemerintahan pak Jokowi. Karena kita lihat juga sangat pro rakyat,” lanjutnya.

Untuk ke depannya, Bakhtiar mengaku ingin kembali ikut KBFP VIII sebagai panitia. Karena, ia ingin mensejahterahkan masyarakat yang dipimpinnya dari ilmu serta pengalaman yang didapatkan dari pembicara.  

Angkatan VIII kalau diundang kita pasti hadir karena di sini luar biasa. Terima kasih kepada panitia KBFP yang sudah membuat ini. Dan, sukses selalu untuk teman-teman semua,” katanya.

Sebelumnya, pada Selasa (6/2) siang, peserta KBFP 7 diajak mengunjungi NET TV di Jakarta dan bertemu sekaligus berdiskusi dengan Founder NET TV Agus Lasmono Sadwikatmono dan CEO NET TV Wishnutama Kasubandio.

Hari berikutnya Rabu pagi, Course Leader KBFP Dimas Oky Nugroho, PhD resmi membuka KBFP 7 serta sharing ilmu bertajuk Kepemimpinan Kebangsaan dan Peran Media”.

"KBFP lahir dari kegelisahan dan upaya kita menguatkan kesadaran tentang pentingnya kebangsaan dan strategi perjuangan. KBFP mempunyai visi Indonesia bersatu, maju, dan sejahtera” kata Dimas Oky Nugroho selaku pendiri Sekolah Pemimpin Muda KBFP.

Sejak dibentuk tahun 2011 lalu, sedikitnya, mampu mencetak enam angkatan kader bangsa. Para alumninya tersebar dan berkiprah menjadi pemimpin sejumlah komunitas serta institusi daerah hingga skala nasional.[gun]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :