HOME ยป KANG AHER
KANG AHER
Minggu, 11 Februari 2018 , 21:58:00 WIB

Aher: Hadirkan Kondusifitas di Jabar

Laporan: Yudha Satria




RMOLJabar. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyebut, silaturahmi yang dilakukan dengan para Ormas Islam Jawa Barat, Pimpinan Pondok Pesantren, MUI Kabupaten/Kota se Jawa Barat, Ulama dan Tokoh Agama merupakan konsolidasi untuk menjaga rasa aman kepada masyarakat.

Kang Aher sapaannya mengatakan, konsolidasi ini diikuti oleh stakeholder Pemerintahan, yakni Pemprov Jabar, Kodam III Siliwangi, Polda Jabar, MUI Jawa Barat dan Kabupaten/Kota, Ketua Ormas di tingkat Provinsi, dari mulai Nahdhatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persatuan Islam (Persis), Al-Irsyad, Sarekat Islam, Dewan Mesjid Indonesia dan yang lain sebagainya.

"Tujuannya satu mari kita hadirkan kondusifitas di Jawa Barat dan pertahankan kondusifitas yang sudah kita lakukan, karena kita kemarin ada peristiwa penganiayaan penganiayaan terhadap dua ulama," kata Aher usai menggelar Silaturahmi bersama Ormas Islam dan Pondok Pesantren di Aula Barat Gedung Sate Kota Bandung, Minggu (11/2).

Aher mengapresiasi kinerja pihak kepolisian yang langsung melakukan tindakan dan penangkapan terhadap pelaku penganiayaan ulama yang mengundang kecaman publik tersebut.

"Oleh karena itu kita berkonsolidasi untuk mengambil langkah pencegahan agar rasa aman dapat dirasakan oleh masyarakat," tuturnya.

Kedepan kata Aher, Kyai dan para Ulama harus dijaga lebih ketat lagi, agar kejadian yang serupa tidak terjadi lagi. Karena hal tersebut merupakan bentuk ke khawatiran dan antisipasi.

"Tentu kehawatiran ini pada sesuatu yang belum terjadi, yang belum tentu ada, namanya juga khawatir ada kejadian-kejadian selanjutnya maka kita segera melakukan antisipasi dan bersiaga, tadi saya minta di pesantren para Ulama para Kyai dijaga khawatir ada gangguan keamanan, dan ingat kehawatiran ini bukan meyakini karena adanya gangguan, tetapi khawatiran ini mengantisipasi takut adanya kembali terjadi permasalahan tersebut," paparnya.

Sehingga hari ini, Kepolisian bersama TNI untuk mengerahkan pasukannya supaya menjaga keamanan bersama-sama di lapangan.

"Di tingkat paling bawah nanti ada Babhinsa, ada Bhabinkamtibmas yang dikoordinasikan oleh Danramil, Koramil dan Polsek masing-masing kemudian di tingkat kabupaten ada Polres, ada Kodim, ada perangkat keamanan termasuk Satpol PP, Pertahanan Sipil (Hansip) dan yang lain-lain mengerahkan bersama-sama pokoknya jangan sampai ada gangguan keamanan," pungkasnya. [nif]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :