HOME ยป KANG AHER
KANG AHER
Senin, 12 Februari 2018 , 00:52:00 WIB

Aher Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen

Laporan: Yudha Satria




RMOLJabar. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan belasungkawa kepada korban kecelakaan bus yang terjadi di Tanjakan Emen Kabupaten Subang kemarin, sabtu (10/2).

Tragedi kecelakaan Bus yang berisikan 50 orang penumpang, sebanyak 27 korban meninggal dunia atas kecelakaan maut tersebut.

"Kita berduka berbela sungkawa kepada para korban, terakhir dapat kabar korban itu sampai di 27 orang mudah-mudahan dalam konteks keyakinan agama mudah-mudahan mereka di diterima Iman dan Islamnya keluarganya mudah-mudahan diberikan kesabaran dalam musibah ini," kata Aher sapaan Gubernur Jawa Barat saat ditemui di Gedung Sate Bandung, Minggu (11/2).

Kemudian kata Aher, dalam konteks evaluasi Perhubungan Jalan, pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan jajaran pihak terkait untuk meneliti dan menelaah apa yang menyebabkan kecelakaan tersebut, selain karena rem kendaraan yang digunakan tidak berfungsi.

"Tadi ngobrol-ngobrol dengan Wakapolda dan nanti kita akan teruskan obrolan tersebut dengan Dinas Bina Marga Provinsi, Dinas Perhubungan Provinsi, termasuk Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Darat, termasuk dengan Kementerian PU PR Dirjen Bina Marga, untuk mencari meneliti menalaah sebetulnya yang sering menyebabkan kecelakaan itu selain rem blong dan kelalaian pengendara itu apa," papar Aher.

Sehingga, kita ingin melakukan penelaahan lebih lanjut, karena seperti diketahui jalan ditanjakan Emen tersebut bagus. Dengan demikian kedepan kita akan melakukan sesuatu agar mampu mengecilkan kemungkinan kecelakaan di jalan tersebut.

"Maka kira-kira harus apa yang kita lakukan untuk ketika ada kecelakaan kita mengecilkan kemungkinan kecelakaan terjadi, karena mengapa saya sebut begitu karena cukup sering kejadian di jalan tersebut," kata Aher.

Maka perlu adanya pelebaran jalan diantara tanjakan emen tersebut, agar ketika ada kendaraan yang remnya blong dan yang lain sebagainya bisa membanting stir kendaraannya ke jalanan yang diperlebar tersebut.

"Dibikin kiri kanan agak lebar, jadi ketika rem blong itu langsung ke jalan yang lebar. Mungkin begitu ke depannya itu baru obrolannya pokoknya ada rekayasa antisipasi musibah kecelakaan ada rekayasa jalannya," pungkasnya. [jar]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :