HOME ยป POLITIK
POLITIK
Senin, 12 Februari 2018 , 17:26:00 WIB

Tiga Pengantin Siap Bertempur di Pilkada Bandung Barat

Laporan: Tri Junari




RMOLJabar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi menetapkan tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Calon Bupati KBB yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) KBB Bandung Barat.

Pilkada akan diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Bandung Barat pada 27 Juni 2018.

Tiga Paslon yang ditetapkan adalah pasangan Aa Umbara-Hengky Kurniawan (Akur) diusung Partai NasDem, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pasangan selanjutnya adalah Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati (Kado Pupu) diusung Partai Golkar, Gerindra dan Hanura dan terakhir Elin Suharliah-Maman S Sunjaya (Emas) yang diusung PDI-Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketua KPU Kota Cimahi, Iing Nurdin mengatakan, penetapan tiga pasangan Bakal Calon (Balon) menjadi Paslon sudah melalui proses verifikasi persyaratan selama kurang lebih dua pekan setelah proses pendaftaran.

"Setelah dilakukan verifikasi maka ada tiga bakal calon yang kita tetapkan sebagai pasangan calon," jelasnya saat ditemui di Sekretariat KPU KBB, Jalan Raya Purwakarta, Senin (12/2).

Iing menjelaskan, saat proses pendaftaran ada empat yang mendaftar. Namun, satu pasangan dari jalur perseorangan, Ikkeu-Uben persyaratan kurang lengkap dan dinyatakan tidak lolos.

"Kalau kita lihat dari awal, ada empat  yang mendaftar, tapi ada satu calon yang tidak memenuhi syarat. Mereka kekurangan jumlah dukungan," kata Iing.

Setelah proses penetapan sebagai Paslon, maka sesuai PKPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, maka ketiga Paslon akan mengikuti pengundian nomor urut. Pengundian nomor urut akan dilaksanakan pada 13 Februari 2018.

"Setelah itu pada hari yang sama (13/2) kita akan lakukan deklarasi Pilkada Damai. Ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari apa yang ada dalam PKPU," tandasnya. [nif]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :