HOME ยป POLITIK
POLITIK
Selasa, 13 Februari 2018 , 13:48:00 WIB

Wartawan Boikot Agenda Konferensi Pers KPU

Laporan: Fajar Sidik Supriadi




RMOLJabar. Puluhan wartawan boikot agenda konferensi pers rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut Paslon peserta Pilkada Kota Sukabumi. Aksi pemboikotan tersebut lantaran tidak fleksibelnya jarak antara wartawan dengan narasumber.

Berdasarkan pantauan, jarak yang cukup jauh antara tempat wartawan mewawancarai dan meja narasumber menjadi salah satu penyebab pemboikotan tersebut. Sebab, pihak panitia dari KPU Kota Sukabumi tidak memberikan ruang lebih dekat untuk mewawancarai setiap Paslon.

Sejumlah wartawan sempat menggeserkan jarak antara tempat mewawancarai dengan narasumber untuk lebih dekat. Sehingga tidak noise antara suara narasumber dengan kebisingan di sekitar. Apalagi wartawan televisi membutuhkan suara dan gambar yang jernih. Namun, posisi tersebut dirubah kembali ke arah yang cukup jauh oleh panitia dari KPU Kota Sukabumi.

Akhirnya proses wawancara dilakukan di luar Gedung Juang dengan cara doorstop. Sehingga area konferensi pers tersebut kosong. Bahkan, seluruh Paslon lebih memilih arahan dari wartawan, ketimbang panitia KPU Kota Sukabumi.

Berkaitan hal tersebut, Ketua KPU Kota Sukabumi Hamzah meminta maaf. Seharusnya, kata Hamzah selama substansi bisa ditempuh semuanya bisa dilakukan. "Kalau ada hal teknis yang tidak sesuai, kami mohon maaf. Ini human error" ucapnya.

Apalagi kata Hamzah, KPU Kota Sukabumi memerlukan dukungan media dalam setiap kegiatan. "Biasanya kita fleksibel. Wawancara bisa di mana saja," ungkapnya.

Hamzah mengatakan, ke depannya kegiatan seperti ini bisa lebih fleksibel lagi. "Bisa lebih fleksibel lagi," pungkasnya. [bon]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :