HOME ยป POLITIK
POLITIK
Selasa, 13 Februari 2018 , 16:32:00 WIB

Semua Paslon Filosofikan Nomor Urut

Laporan: Fajar Sidik Supriadi




RMOLJabar. Sejumlah Paslon peserta Pilkada Kota Sukabumi memiliki filosofi tersendiri terkait nomor urut yang didapat. Apalagi nomor urut tersebut akan melekat hingga masa pencoblosan.

Pasangan Nomor urut satu Jona Arizona- Hanafie Zain (Ijabah) mengatakan, nomor urut satu ini sebagai satu tekad dan satu pikiran. "Mudah-mudahan satu kebulatan tekad ini, Sukabumi ngahiji dan Ijabah nomor satu," ujar Calon Wali Kota nomor urut satu Jona Arizona, Selasa (13/2).

Pasangan nomor urut dua Achmad Fahmi- Andri Setiawan Hamami (Faham) mengaku nomor dua itu memiliki nilai historis. Apalagi Pilkada 2013 lalu kemenangan Achmad Fahmi bersama Mohamad Muraz  dengan koalisi partai yang sama menggunakan nomor urut dua. "Bagi kami ini sebuah historis. Insya Allah akan tampil sebagai pemenang. Alhamdulillah juga kami akan melanjutkan kemenangan dengan nomor urut dua ini," ujar Calon Wali Kota nomor urut dua Achmad Fahmi.

Selain itu kata Fahmi, nomor urut dua ini berkaitan dengan agama. Bahkan identik dengan kedamaian dan kenyamanan. "Secara agama kita itu hidup berpasangan. Dengan nomor dua ini, bisa memberikan kedamaian dan kenyamanan bagi masyarakat," ucapnya.

Pasangan nomor urut tiga Mulyono-Ima Slamet (Mulia) mengaku nomor tiga merupakan angka harapan. Bahkan itu hasil doa bersama. "Tiga ini jadi angka kemenangan bagi Mulia. Doakan Mulia menang dan tidak akan menyengsarakan masyarakat Kota Sukabumi," ucap Wali Kota Sukabumi nomor urut tiga Mulyono.

Sementara itu,  Paslon nomor urut empat Dedi R Wijaya- Hikmat Nuristawan (Dermawan) mengartikan nomor empat sebagai bentuk kekuasaan. Apalagi ketika dibalik, angka tersebut seperti kursi. "Angka empat kalau dibalik itu berarti kursi. Insya Allah kita bisa menang dan menduduki kursi wali kota dan wakil wali kota Sukabumi," pungkas Calon Wali Kota nomor urut empat Dedi R Wijaya. [bon]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :