HOME ยป POLITIK
POLITIK
Selasa, 13 Februari 2018 , 19:04:00 WIB

Pasca Memperoleh Nomor Urut Jargon Baru Lahir Dari Pendukung untuk Paslon

Laporan: Yudi R Sudirman




RMOLJabar. Pasca pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati (Paslon Bup dan Wabup) Kuningan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan di Hotel Horison Tirta Sanita Sangkanhurip, Selasa (13/2), tiba-tiba muncul jargon baru yang dilontarkan para pendukung sesuai dengan nomor yang didapat Paslon jagoannya.

Seperti yang diungkapkan Adjie, simpatisan pasangan Toto Taufikurohman โ€" Yosa Oktora Santono (SenTOSA) yang memperoleh nomor urut 1, bahwa nomor itu adalah pertanda kemenangan, dan itu merupakan nomor juara.

Tidak bisa dipungkiri, angka satu adalah nomor keunggulan, dan semoga dengan diperolehnya nomor tersebut sebagai pertanda bahwa SenTOSA akan menang menjadi juara 1 menuju Kuningan Sentosa,โ€ ujar Aji.

Seakan tak mau kalah, Momon yang selama ini aktif memberikan dukungannya pada pasangan Dudy Pamuji dan Udin Kusnaedi menyebutkan, jika nomor urut 2 yang didapat oleh Paslon jagoannya merupakan jalan menuju Victory (kemenangan).

Dan yang lebih pasnya merupakan amanat untuk masyarakat saat mencoblos nanti, satu buka kertas suaranya, dua Coblos nomor 2, dan tiga lipat kertasnya, kemudian masukan lagi ke dalam kotak suara,โ€ katanya.

Sementara, Apang pendukung berat Paslon Acep Purnama dan Ridho Suganda berucap, tiga itu penuh filosofi, seperti dalam ungkapan bahasa Sunda, satu nista, dua maja, tiga utama, atau sri, lungguh, dunia, dan itu semua berarti pertanda kemenangan.

Yang lebih luar biasa lagi saya setuju dengan ungkapan Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan Rana Suparman, bahwa angka 3 merupakan angka yang sakral bagi PDIP, yang merupakan isyarat, jika kita akan kembali pada kejayaan,โ€ ungkapnya, yakin. [gun]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :