HOME ยป PERISTIWA
PERISTIWA
Rabu, 14 Februari 2018 , 05:01:00 WIB

Pakar Hukum: Korban Kecelakaan Akibat Jalan Rusak Bisa Gugat Pemerintah

Laporan: Ega Nugraha




RMOLJabar. Pengacara kondang yang juga pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karawang, Asep Agustian, SH MH mengatakan, korban kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak bisa mengajukan gugatan ganti rugi kepada pemerintah daerah sebagai pemangku kebijakan atau pejabat penyelenggara jalan.

"Hal tersebut sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan," kata Asep Agustian dengan sapaan Asep kuncir, Rabu (14/2).

Menurut dia, korban kecelakaan lalu lintas akibat jalan yang rusak bisa menggugat pemerintah daerah setempat secara hukum. Pasalnya, membangun dan memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang adalah kewajiban pemda setempat.

Dia menjelaskan, Undang-undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan antara lain berisikan pasal-pasal yang memungkinkan setiap pengguna jalan negara, jalan provinsi, jalan kabupaten maupun jalan perkotaan menuntut pemerintah untuk mengganti rugi atas kecelakaan yang dialami setiap warga.

Menurut dia, tentang kondisi jalan rusak pengguna jalan yang mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan luka hingga meninggal dunia bisa mengajukan gugatan ganti rugi.Dalam pasal itu, menurut dia, terdapat alternatif bagi pejabat penyelenggara jalan untuk membayar ganti rugi atau lanjut ke ranah pidana.

Ganti rugi yang bisa diperoleh maksimal Rp12 juta hingga Rp120 juta. Adapun ancaman pidana jika gugatan ganti rugi tidak dibayarkan lamanya maksimal bisa mencapai lima tahun penjara.

"Kalau korban kecelakaan sampai meninggal dunia, ancaman hukuman bagi pejabat penyelenggara jalan maksimal 5 tahun," katanya. [jar]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :