HOME ยป POLITIK
POLITIK
Rabu, 14 Februari 2018 , 13:45:00 WIB

Tolak dan Lawan Politik Uang dan Kampanye Kotor

Laporan: Yuslipar




RMOLJabar. Peserta dan penyelenggara Pilkada Purwakarta 2018 menyuarakan sumpah deklarasi secara bersamaan untuk tegas menolak politik uang dan politisasi SARA.

Dalam deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi SARA untuk Pilkada 2018 berintegritas di Istora Waduk Jatiluhur, Kamis (14/2) itu mereka membubuhkan cap tangan dan tandatangan pada banner sebagai bentuk kerja sama dengan Panwaslu setempat dalam mengawasi praktik politik uang dan politisasi SARA yang kemungkinan terjadi di Pilkada.

Dalam keterangannya, Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta, Oyang Este Binos, S.Fil mengatakan selama menghadapi Pilkada, isu politik uang dan SARA merupakan isu sensitif yang selalu timbul. Oleh sebab itu, ia meminta komitmen peserta Pilkada dalam hal ini paslon, parpol dan para tim pemenangan.

"Komitmen bersama menjadi kunci bagi kita untuk secara bersama-dama menciptakan Pilkada 2018 yang berintegritas, bebas dari pengaruh politik uang dan politisasi SARA dalam kampanye Pilkada," ujar Binos.

Menurutnya, politik dan politisasi SARA adalah hambatan dalam mewujudkan Pilkada yang berkualitas. Menurutnya, setiap elemen masyarakat terutama pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan harus menyatakan perlawanan terhadap hal tersebut. Ia juga menambahkan politik uang menciptakan potensi pelanggaran lain.

"Politisasi SARA dan politik uang menjadi musuh kita bersama karena praktik ini akan menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sedangkan SARA berpotensi mengganggu persaudaraan dalam bingkai NKRI," kata Binos.[nif]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :