HOME » PEMERINTAHAN
PEMERINTAHAN
Rabu, 14 Februari 2018 , 14:36:00 WIB

Sebanyak 27 SMA di Kota Cimahi Bantu UNBK SMP

Laporan: Tri Junari




RMOLJabar. Pelaksanaan UNBK akan dilaksanakan serentak pada 23 hingga 26 April 2018. Sementara ujian susulan akan dilaksanakan 8 sampai 9 Mei 2018.

Agar semua SMP/MTs di Kota Cimahi menggelar sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sebanyak 27 SMA/SMK akan diperbantukan.

Dengan diperbantukannya 27 SMA/SMK tersebut, maka seluruh siswa di Kota Cimahi akan mengikuti ujian berbasis komputer. Pasalnya, 27 SMP/MTs lainnya dipastikan menggelar UNBK secara mandiri alias menggunakan fasilitas komputer sekolah masing-masing.

Allhamdulilah untuk tahun ini, 54 sekolah 100 persen UNBK. Yang mandiri 27, sedangkan 27 sekolah digabung (menumpang ke SMA/SMK),” terang Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (14/2).

Jumlah peserta yang akan mengikuti UNBK SMP/Mts di Kota Cimahi mencapai 9.024 siswa. 5.183 peserta menumpang UNBK ke SMA/SMK, sementara 3.843 menggelarnya secara mandiri atau di sekolahnya masing-masing.

Untuk tingkat SMP, jumlah pesertanya mencapai 7.489 siswa. Sedangkan MTs pesertanya mencapai 1.535 siswa. Jumlah 9.024 yang sudah terverifikasi untuk UNBK,” tutur Nana.

Untuk jumlah Mata Pelajaran (Mapel), masih sama seperti tahun sebelumnya, sebanyak empat pelajaran. Yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilum Pengetahuan Alam (IPA).

Sebagai persiapan, pihaknya maupun sekolah yang menggelar UNBK sudah melaksanakan berbagai persiapan. Seperti melaksanakan simulasi langsung UNBK dan try out, membahas soal yang akan diujikan.

Lewat simulasi UNBK, para peserta diharapkan nantinya tidak merasa kaget saat pelaksanaan ujian. Sedangkan try out ditujukan untuk menambah pemahaman siswa terkait soal-soal yang akan diujikan nanti.

"Simulasi rencanannya ada 3 (tiga) kali, try out 2 (dua) kali. Tapi untuk try out mau lebih juga itu tergantung sekolah dengan guru Mapel-nya," kata Nana.

Perihal persiapan teknis, ucap Nanan, pihaknya akan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Telkom serta instansi terkait lainnya.

"Mungkin Rakornya sekitar bulan Maret," tandasnya. [nif]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :