HOME ยป RAGAM
RAGAM
Minggu, 08 April 2018 , 15:14:00 WIB

Reuni Akbar SMPN 2 Ciparay Gelar Baksos dan Santunan Anak Yatim

Laporan: Lannie Rachman




RMOLJabar. Alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ciparay menggalang kegiatan sosial berupa baksos dan santunan untuk yatim dan jompo di Kampung Babakan Rahayu Desa Bojongemas kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Minggu (8/4).

Acara reuni tersebut pun akan dihadiri oleh 1500 orang dari angkatan 1985 sampai angkatan 2005.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri ratusan warga ini mengambil tema "Jadi Dulur Salawasna" ini dilakukan untuk membantu warga yang memerlukan pengobatan namun jauh untuk pergi ke rumah sakit. Tak hanya itu kegiatan ini juga memberikan santunan kepada  anak yatim dan jompo.

Dalam sambutannya, salah satu guru sekolah, Odan Yusuf, merasa bangga atas kegiatan yang dilakukan alumni SMP 2 Ciparay ini.

"Saya merasa bangga atas kegiatan ini, ternyata siswa SMP 2 yang dulu memiliki citra sekolah "Sisi Sawah" mampu menggelar kegiatan sosial menuju reuni akbar," ujarnya.

Meskipun sempat memiliki citra negatif sekolah pinggir sawah, lanjut, Odan, para alumni tidak kalah bersaing di tingkat nasional. Lulusan SMPN 2 Ciparay pun memiliki kontribusi untuk bangsa ini.

"Ada yang fokus dari sisi akademik, ya sudah memiliki gelar Doktor, ada pula yang menjadi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi dan ada pula yang menjadi anggota legislatif tingkat nasional," ujarnya.

Salah satu alumni yang hadir, H. Cucun Ahmad Syamsurijal anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) asal Partai  Kebangkitan Bangsa merasa karena pada kegiatan bakti sosial ini dihadiri oleh sang guru.

"Ingat, tak ada istilah mantan guru. Guru ya tetap guru. Alhamdulilah, kali ini saya bisa bersilaturahmi karena kebanggan menjadi muslim Indonesia adalah silaturahmi," kata Cucun.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru di SMPN 2 Ciparay karena telah mencetak murid-murid terbaik. Anggota Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengakui bahwa kegiatan sosial ini sebagai ibadah sosial yang mesti dilaksanakan di masyarakat.

"Dalam kehidupan ini tidak hanya cukup bentuk ibadah spiritual, yang relasinya antara saya dan Allah SWT, tetapi ibadah sosial pun sangatlah penting. Nah, saya kira bakti sosial pengobatan gratis dan santunan ini menjadi bagian dari ibadah sosial tersebut," tandasnya. [nif]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :