HOME ยป POLITIK
POLITIK
Senin, 09 April 2018 , 21:01:00 WIB

Pemkot Cimahi Enggan Kecolongan Pabrik Nakal

Laporan: Tri Junari




RMOLJabar. Pemerintah Kota Cimahi mengaku enggan kecolongan lagi dengan banyaknya pabrik nakal yang kerap membuang limbah industri ke aliran sungai tanpa melalui proses Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL).

Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, ketika dirinya memantau langsung ke lapangan, memang masih ada pabrik yang membuang limbah tanpa melalui IPAL sesuai prosedur.

"Memang kita ini kecolongan. Setelah kita mencari ataupun melihat di lapangan masih ada yang membuang limbah itu ke sungai," kata Ngatiyana, Senin(9/4).

Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Cimahi, lanjut Ngatiyana, hingga tahun 2017 jumlah perusahaan di Cimahi mencapai 593. Dari jumlah tersebut, belum diketahui berapa perusahaan yang membuang sampah ke aliran sungai.

Aliran sungai dari Kota Cimahi sendiri bermuara di Sungai Citarum. Artinya, pabrik di Cimahi juga menjadi salah satu penyumbang tercemarnya Citarum.

"Ini berakibat terhadap sungai itu, sehingga sangat riskan apabila dikonsumsi masyarakat. Akan berdampak pada kesehatan," tutur Ngatiyana.

Ia melanjutkan, terkait pabrik-pabrik yang membuang limbah tanpa IPAL, Pemerintah Kota Cimahi sudah memberikan penekanan kepada pabrik agar membuat dan memfungsikan IPAL.

Bahkan, kata Ngatiyana, Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna pun sudah menyampaikan kepada Asosiasi Perusahaan Indonesia (Apindo) Kota Cimahi agar pabrik segera merealisasikan pemanfaatan IPAL.

"Mudah-mudahan realisasinya secara cepat. Industri allhamdulilah punya itikad baik untuk membuat IPAL," ucapnya. [jar]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :