HOME » PERISTIWA
PERISTIWA
Kamis, 12 April 2018 , 09:33:00 WIB

Dinkes Sisir Seluruh Kecamatan Cari Korban Miras

Laporan: Faran




RMOLJabar. Pemkab Bandung melalui Dinas Kesehatan menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Situasional atas insiden tewasnya 41 orang dari total 145 korban miras oplosan di Cicalengka.

Kepala Dinkes Kab Bandung dr. H. Achmad Kustijadi, menyatakan dengan ditetapkannya staus KLB Situasional ini, maka pembiayaan perawatan untuk semua korban ditanggung pemerintah daerah.

"Kita juga melakukan jemput bola kerjasama dengan puskesmas melakukan survei kepada warga yang diduga mengalami sakit akibat miras. Kita juga menerjunkan fasilitas lainnya," kata dr Dedi, sapaan Achmad Kustijadi, saat dihubungi, Kamis (12/4).

Dedi mengatakan diduga korban tewas mengalami keracunan karena minuman beralkohol oplosan. Dia mengatakan dalam batasan lebih dari berapa persen, alkohol bisa merusak metabolisme tubuh.

Tanda-tandanya terlambat penanganan itu mereka hilang kesadaran,” terangnya.

Menurutnya, rata rata keluhan korban pusing, mual dan pandangan kabur.

Kebanyakan yang meninggal setelah 30 jam minum," ungkap Dedi.

Dia mengatakan semua rumah sakit di Kabupaten Bandung siap menampung para korban.

"Ini KLB situasional dalam hal bencana. Mudah-mudahan tidak usah bayar dari korban miras ini dan kita lihat situasinya," ujar dia.

Menurut dr Dedi, di RSD Cicalengka pasien 94 orang dan yang meninggal 31 orang. Kedua, di Rumah Sakit AMC yang meninggal 7 orang dengan pasien total 21 orang dan di Majalaya sebanyak 26 pasien dan yang meninggal 3 orang.

Ia menuturkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan RS AMC, RS Majalaya dan RS Cicalengka. Termasuk korban yang sudah kritis bisa langsung dirujuk.

"Kami berusaha memberikan pelayanan secara maksimal mungkin," tandasnya. [nif]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :