HOME ยป HUKUM
HUKUM
Sabtu, 14 April 2018 , 21:01:00 WIB

Tanggapi Miras Oplosan, Hanafie: Jangan Hanya Merazia, Tapi Tutup Tokonya

Laporan: Fajar Sidik Supriadi




RMOLJabar. Calon Wakil Wali Kota Sukabumi Hanafie Zain tanggapi terkait maraknya korban miras oplosan di Jawa Barat. Menurutnya, langkah paling tepat ialah menutup warung penjual miras tersebut. "Jangan hanya merazia botolnya, tapi tutup toko yang menjualnya," ujarnya, Sabtu (14/4).

Hanafie mengatakan, penutupan toko tersebut jangan sekadar formalitas. Namun diikuti dengan penyegelan toko tersebut. "Untuk memberikan efek jera, segel saja toko yang menjualanya. Sampai tiga bulan misalnya," ucapnya.

Melalui hal itu, dirinya yakin pedagang bisa kapok. Sebab mereka tidak bisa berjualan lagi. "Nanti mereka tidak bisa berjualan. Sehingga dengan begitu bisa mengubah barang-barang yang dijualnya. Apalagi, jika penyegelannya cukup lama," ungkapnya.

Dalam hal itu, bisa secara persuasip dan mendidik para pedagang. Sehingga mereka kapok berjualan miraa itu sendiri. "Kita coba langkah -langkah persuasip yang mendidik," terangnya.

Terkait orang-orang peminumnya, bisa didalami dengan mendekati mereka. Sehingga bisa tahu alasan mereka meminum miras. "Coba masuk kepada mereka dengan caranya sendiri. Harus dicari siklusnya. Sebab, orang-orang seperti mereka biasanya terbawa arus," paparnya.

Satu diantaranya dengan menyalurkan hobi ataupun kegemaran pemuda di Kota Sukabumi. Hal itu disesuaikan denngan keinginan pemuda itu sendiri. "Kita coba putus jeratan miras. Salah satunya lewat penyaluran hobinya. Kita ciptakan ruang ekspresi bagi pemuda di Kota Sukabumi," pungkasnya.[gun]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :