HOME ยป PERISTIWA
PERISTIWA
Sabtu, 14 April 2018 , 22:50:00 WIB

Yoseph Umarhadi Walk Through Progres Normalisasi Sungai Cikalong

Laporan: Ahyaruddin Asep




RMOLJabar. Anggota Komisi V DPR-RI Drs. Yoseph Umarhadi, M.Si, MA melakukan kunjungan ke kelurahan Larangan kecamatan Harjamukti kota Cirebon, Sabtu (14/4).

Kunjungannya kali ini dalam rangka shillaturahmi bersama komunitas atau masyarakat paguyuban RW se kelurahan Larangan serta meninjau progres pelaksanaan normalisasi Sungai Cikalong.

Kepada aparat RW dan warga setempat, Yoseph Umarhadi berharap masyarakat bisa menjaga kondisi sungai Cikalong yang telah dibenahi (normalisasi), sehingga pada saat musim hujan tak terjadi banjir kembali.

Dijelaskan Yoseph Umarhadi bahwa kegiatan normalisasi sungai Cikalong adalah murni menggunakan anggaran OB dari Kementerian PUPR bidang Sumber Daya Air.

"Sekitar hampir 2 Miliar dikeluarkan dari dana OB, tanpa mengajukan dana APBN," ungkap Yoseph Umarhadi.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada para komunitas pecinta sungai yang ada di kawasan kelurahan Larangan Harjamukti kota Cirebon.

Sementara, Ketua Paguyuban RW se kelurahan Larangan yang juga ketua RW 019 Sukat berkeinginan program yang digulirkan melalui Yoseph Umarhadi, tetap berkelanjutan.

"Kami atas nama Paguyuban RW se kelurahan Larangan Timur mengucapkan terimakasih. Kami harap jangan berhenti sampai di sini. Masih banyak yang harus diselesaikan, terutama terkait banjir di daerah Perumnas," ungkap Sukat.

Menurut Sukat, kejadian banjir pada beberapa minggu yang lalu, tidak hanya terjadi akibat terganggunya aliran sungai Cikalong. "Banjir juga ada di wilayah sungai Cikenis, bukan hanya di sini saja," ujarnya.

Terkait Sungai Cikalong sendiri, jelas Sukat, sudah pernah dilakukan normalisasi sebelumnya. Hanya karena hujan deras, debit air hujan tinggi, dan normalisasi tidak pernah dilakukan lagi setelah itu, akhirnya saat hujan kemarin terjadi banjir.

Sukat mengakui, normalisasi sungai Cikalong adalah murni menggunakan anggaran pusat melalui bantuan Yoseph Umarhadi. Ia menegaskan, kalau mengajukan anggaran daerah kota Cirebon, tentu akan sulit bisa terealisasi.

"Kalau menggunakan dana APBD rasanya tak akan mampu. Kalau menggunakan APBD orang sini bilang nonsen (omong kosong)," demikian Sukat menandaskan.

Turut berkesempatan hadir Anggota DPRD Fitria Pamungkaswati, perwakilan BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Komunitas Banteng Cirebon (KBC) dan Komunitas Pecinta Sungai Larangan.[gun]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :