HOME » RAGAM
RAGAM
Senin, 16 April 2018 , 05:05:00 WIB

Melirik Potensi Wisata Di Distrik Sota






RMOL. Distrik Sota, Papua merupakan daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini yang berpeluang menjadi objek wisata menawan.

Daerah ujung timur Indonesia ini memiliki keunikan tersendiri. Sebab di tempat ini wisatawan bisa menginjakkan kaki di titik nol kilometer Indonesia. Terlebih, pemerintah berencana membangun fasilitas penunjang. Mulai dari pos lintas batas negara, puskesmas, rumah sakit, hingga pasar.

Gerbang bertuliskan Good Bye and See You Again Another Day” menjadi penyambut pengunjung ketika memasuki wilayah perbatasan di Sota. Di tempat tersebut, juga ada taman yang dikenal dengan Taman Sota atau Taman Merah Putih.

Slogan-slogan nasionalisme seperti Bahasa Indonesia Penjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI lalu Aku Cinta Indonesia, Izakod Bekai Izakod Kai yang bermakna Aku Cinta Indonesia, Satu Hati Satu Tujuan yang tertuang dalam bentuk prasasti menjadi objek instragramable atau cocok bagi penggila media sosial Instagram yang gemar mengabadikan gambar.

Selain itu, pilar Meridian Monument (MM), tanda perbatasan RI dengan PNG dan tugu 0 KM Merauke-Sabang juga menjadi ciri khas wilayah tersebut.

Charles D Urop, petugas imigrasi di perbatasan menilai potensi wisata di daerah tersebut sudah ada, tinggal ditata saja oleh pemerintah.

Menurutnya, wisatawan luar negeri yang datang ke Sota sudah ada, namun tidak banyak. Kebanyakan bukan dari PNG melainkan dari negara lain.

"Setahun wisatawan asing sekitar 30 orang saja tapi kalau turis lokal dari aceh hingga merauke setiap hari ada," ujarnya saat berbincang di lokasi, Minggu (15/4).

Tidak ketinggalan stang vespa persembahan dari Kandaras Secuter Club, komunitas Vespa Merauke yang berdiri disamping tugu 0 KM Merauke-Sabang juga menjadi incaran wisatawan. [jar]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :