HOME ยป PEMERINTAHAN
PEMERINTAHAN
Senin, 16 April 2018 , 09:28:00 WIB

Pemohon Membludak, Khawatir Bangunan Ambruk

Laporan: Irpan Wahab




RMOL. Ruang pelayanan utama pengurusan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tasikmalaya, dikhawatirkan ambruk. Selain factor bangunan tua, ruang pelayanan utama di lantai dua tersebut, berkapasitas kecil hanya menampung sekitar 60 orang.

Sementara masyarakat yang datang dan ingin dilayani di ruang itu, rata-rata lebih dari 500 sampai dengan 800 orang per harinya bahkan dalam empat hari terakhir hingga Sabtu (14/4) lalu, jumlahnya meledak mencapai 1.000 orang yang dilayani sampai dengan pukul 21.00 WIB.

"Kita terpaksa mengeluarkan sejumlah kursi di ruangan lain untuk memberikan kenyamanan bagi para tamu yang antri menunggu hingga meluber dan memadati lorong-lorong di luar ruangan pelayanan utama," kata Kepala Disdukcapil, Nazmudin Aziz, Senin (16/4).

Membludaknya pemohon karena didorong kebutuhan masyarakat terhadap dokumen kependudukan seperti KTP elektronik sebagai persyaratan masuk perguruan tinggi atau akademi lainnya.

"Termasuk karena persyaratan dapat memilih di Pilgub Jawa Barat 27 Juni 2018 nanti," tuturnya.

Maka untuk mengurai ledakan jumlah penduduk yang datang dan terkonsentrasi di ruang pelayanan utama, Disdukcapil memindahkan ruang pelayanan khusus untuk KTP elektronik ke aula rapat yang berkapasitas lebih besar.

"Kita sudah siapkan ruang rapat untuk pelayanan KTP elektronik, seluruh peralatan administrasi dan pencetakan sudah dipindahkan ke ruang itu," ujar Nazmudin. [bon]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :