HOME ยป SUDUT PANDANG
SUDUT PANDANG
Selasa, 17 April 2018 , 03:29:00 WIB

Saran Ketua DPR Agar Tol Laut Optimal






RMOL. Ketua DPR Bambang Soesatyo menyoroti program tol laut yang belum berjalan sesuai harapan. Politisi yang akrab disapa Bamsoet ini pun menyampaikan beberapa saran agar program unggulan Presiden Jokowi itu bisa berjalan optimal.

Merujuk data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), realisasi muatan tol laut pada 2017 mencapai 212.865 ton atau 41,2 persen dari target 517.200 ton. Sedangkan realisasi muatan baliknya hanya 20.274 ton.

"Ini kan hanya sekitar 3,9 persen dari target 517.200 ton," ucapnya.

Atas hal itu, Bamsoet mendorong Kemenhub segera membuat regulasi teknis yang berkaitan dengan implementasi program tol laut. Tujuannya, demi menghindari tumpang tindih perizinan sekaligus mempermudah arus masuk dan keluar barang di pelabuhan.

Bamsoet juga meminta Kemenhub mengoptimalkan daya angkut kapal, khususnya muatan balik dari Indonesia timur. Caranya, bisa dengan menyalurkan kapal-kapal perintis yang mampu menjadi penghubung ke kapal besar.

"Ini demi menciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok," jelas politisi Partai Golkar ini.

Dia juga mengharapkan, Kemenhub mendesak PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan PT ASDP Indonesia Ferry agar bersinergi dengan kapal perintis milik daerah demi menyukseskan program tol laut.

"Tujuannya, memangkas biaya tinggi dan juga mempermudah pengiriman barang lewat laut," katanya.

Hal lain yang perlu dilakukan Pemerintah untuk menyukseskan program tol laut, tambah Bamsoet, adalah memperbaiki infrastruktur pendukung dan moda transportasi darat, terutama di wilayah daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Hal yang harus dikebut adalah persiapan gudang penyimpanan, truk-truk pengangkut, supermarket, serta sumber daya manusia (SDM) bongkar muat.

Bamsoet meyakini, ketersediaan infrastruktur akan lebih menjamin kelancaran distribusi komoditas.

"Sehingga, akan berdampak pada berkurangnya disparitas di masyarakat," tegasnya seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.[gun]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :