HOME » POLITIK
POLITIK
Selasa, 17 April 2018 , 07:26:00 WIB

Kampung Dedi Mulyadi Di Kota Bandung

Laporan: Yuslipar




RMOL. Suasana semarak tampak di salah satu kawasan di Kota Bandung. Tepatnya, di Kampung Biru, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Seluruh warga kompak hadir dalam acara peresmian pergantian nama kampung tersebut menjadi Kampung Dedi Mulyadi.

Acara yang digelar Senin (16/4) malam dengan pagelaran seni bodor sunda itu, turut mengundang mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Karena, nama baru untuk kampung tersebut terinspirasi dari nama pria kelahiran Subang itu.

Ketua RT setempat Fedri, mengatakan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya memang sudah lama mengidolakan sosok Dedi Mulyadi. Hal ini tidak terlepas dari pola kepemimpinan Dedi di Purwakarta selama dua periode yang tidak berjarak dengan masyarakat.

Inisiatif penggantian nama kampung pun datang dalam musyawarah beberapa waktu yang lalu. Hasilnya, Kampung Biru kini berubah menjadi Kampung Dedi Mulyadi.

Kita mah gak bicara politik karena gak ngerti ya. Ini mah murni aspirasi warga, karena sudah lama mendambakan sosok seperti Kang Dedi Mulyadi. Saat memimpin Purwakarta, beliau sangat dekat dengan warganya. Itulah yang menjadi inspirasi bagi kami, ingin punya pemimpin seperti itu,” katanya.

Surat undangan peresmian nama baru kampung itu pun dilayangkan kepada sosok yang menjadi idola warga setempat, Dedi Mulyadi. Gayung pun bersambut, Dedi bersedia hadir dan turut meresmikan dengan catatan warga setempat tidak membawa embel-embel politik.

Kami dengar Kang Dedi bisa datang. Wah, itu sudah Alhamdulillah ya. Kemudian, warga berinisiatif membuat acara bodoran seni. Itung-itung hiburan rakyat,” ujarnya.

Sampai di lokasi, Dedi Mulyadi didaulat untuk menggunting pita di gerbang masuk menuju kampung tersebut. Pria yang lekat dengan iket Sunda berwarna putih itu disambut oleh lengser dan para penari yang menampilkan tarian selamat datang.

Setelah itu, Dedi Mulyadi yang memang dikenal dekat dengan masyarakat itu diajak berkeliling kampung oleh warga setempat.

Saya ini kaget, kok ada warga yang mengganti nama kampungnya dengan nama sama persis dengan nama saya. Terharu saja, Alhamdulillah,” kata Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi berharap kampung tersebut menjadi kampung kuliner yang menjajakan aneka makanan khas Jawa Barat. Menurut dia, industri makanan merupakan salah satu varian UMKM dengan prospek yang menjanjikan di masa depan.

Semoga dan Insya Allah, kampung ini menjadi destinasi wisata kuliner di Bandung umumnya di Jawa Barat,” ucapnya. [bon]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :