HOME ยป PEMERINTAHAN
PEMERINTAHAN
Selasa, 17 April 2018 , 16:15:00 WIB

Aher: Jadi Gubernur Itu Pengabdian Bukan Mencari Keuntungan

Laporan: Yudha Satria




RMOL. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan, menjadi pemimpin di Indonesia, apakah itu Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Wali Kota/Wakil Wali Kota, lebih besar menonjolkan sisi pengabdiannya dibandingkan dengan keuntungan materi yang didapat.

Aher sapaannya mengakui, gajinya selama lima tahun menjadi Gubernur itu tidak bisa mencukupi biaya kampanye yang begitu mahal, artinya lebih besar pengabdiannya ketika menjadi Gubernur Jawa Barat.

"Menjadi Bupati, Wali Kota, Gubernur itu kan tentu lebib menonjol sisi pengabdiannya, kalau dihitung dan dibandingkan biaya kampanye boleh dengan gaji selama lima tahun tambah insentif, tambah tunjangan saja tidak mencukupi. Oleh karena itu sejak awal niatnya bukan mencari kekayaaan perekonomian tetapi lebih kepada pengabdian," kata Aher usai menghadiri pembekalan Antikorupsi dan menggelar deklarasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Calon Kepala Daerah, di aula Barat Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (17/4).

Diakui Aher, pihaknya sangat bahagia ketika pengabdiannya kepada masyarakat diterima. Ketika ada kebutuhan masyarakat dan kita melayaninya dengan baik itu memberikan kebahagiaan yang luar biasa.
 
"Ketika ada jalan rusak kita perbaiki bahagia rasanya, ketika ada sekolah rusak kita perbaiki bahagia rasanya, ketika ruang kelas dibangun semakin banyak bisa bersekolah, serta ketika para petani membutuhkan bibit unggul kita sediakan itu juga bahagia, dan ketika traktor dibagikan kepada para petani saya kira itu juga bahagia, begitupun ketika membuat bandara sangat bahagia. Karena dengan bandara yang hadir maka terselenggara transportasi udara peegerakaan orang dan barang semakin baik," jelasnya.

Selanjutnya, Aher pun tidak memberitahukan berapa gaji yang didapatkan olehnya selama lima tahun, akan tetapi ia mengajak kepada calom kepala daerab untuk memberikan pengabdiannya bukan untuk memperkaya atau merauk keuntungan ketika menjabat.

"Marilah kita arahkan perjuangan kita kedepan dalam memimpin daerah bagi para calon-calon nanti untuk niatnya pengabdian untuk membahagiakan masyarakat kita," pungkasnya. [nif]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :